Perlunya Evaluasi Internal dan External oleh Perusahaan

Beberapa waktu yang lalu, terjadi demo secara besar-besaran yang dilakukan oleh buruh untuk menuntut kenaikan upah buruh, terutama di daerah Jakarta. Bagi pekerja, selain kenyamanan, upah buruh merupakan hal yang sangat penting untuk dapat hidup layak dan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun, bagi pengusaha, kenaikan upah pekerja menjadi hal yang cukup membuat stres. Bagaimana tidak? Bila kinerja biasa-biasa saja, sedangkan upah pekerja naik, bisa dipastikan biaya produksi akan membengkak. Lantas, bagaimana solusi yang tepat untuk meningkatkan kinerja di saat upah buruh mengalami kenaikan?

1.      Evaluasi Manajemen

Manajemen merupakan sebuah dasar atau pondasi dari sebuah bisnis. Tanpa manajemen yang bagus, bisnis dikatakan belum berhasil. Sebuah manajemen menentukan hasil dari proses sebelum produksi, produksi, maupun sesudah produksi, berkaitan dengan SDM, laba, dll. Bila ingin memiliki bisnis yang berhasil, maka terapkan manajemen yang tetap dan sesuai. Adanya evaluasi manajemen secara berkala merupakan hal yang penting karena manajemen tetap bisa berubah sesuai dengan kondisi zaman.

2.      Evaluasi SDM

SDM yang berkualitas ditentukan dari input SDM tersebut. SDM yang dicari merupakan SDM yang mempunyai softskill yang baik, disamping hardskill juga tentunya. Namun, hardskill dapat pula ditentukan oleh softskill berupa kemauan yang kuat untuk belajar dan tidak putus asa. Softskill lain berupa kejujuran, kedisiplinan, kerja sama, visioner, peduli, tanggung jawab, dan keadilan merupakan suatu aspek penting yang harus dimiliki oleh SDM suatu perusahaan. Training secara berkala pun sangat penting untuk meningkatkan kualitas SDM baik softskill maupun hardskill.

3.      Evaluasi Bahan dan Peralatan Produksi

Hal ini penting dilakukan untuk meningkatkan kapasitas produksi yang berkualitas. Apakah perlu menambah alat baru yang lebih canggih untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperbaiki, atau justru membuang alat yang sudah dianggap tidak layak. Kebutuhan bahan pun perlu dievaluasi. Apakah ada bahan lain yang dapat menggantikan apabila harga lebih murah dan menghasilkan kualitas yang sama baiknya atau bahkan lebih baik.

4.      Analisis Modal dan Laba yang sudah didapat

Bagaimana kondisi keuangan perusahaan saat ini? Apakah modal mencukupi untuk meningkatkan kapasitas produksi? Apakah laba saat ini sudah sesuai dengan target perusahaan? Bila ingin ada kenaikan, tentukan seberapa besar kenaikannya dan sampaikan kepada seluruh jajaran karyawan.

5.      Ciptakan Produk Baru

Persaingan di dunia industri semakin lama semakin ketat dan meningkat. Masing-masing perusahaan berlomba-lomba menunjukkan kelebihan dari produknya dan berusaha untuk merebut hati konsumen. Namun, bila dirasa persaingan sudah cukup berat, cobalah untuk menciptakan produk baru. Bisa berupa produk yang benar-benar baru, atau variasi dari produk lama yang diubah menjadi produk baru. Betapa pentingnya bagian riset dan pengembangan dalam sebuah perusahaan untuk menganalisis kebutuhan pasar dan menyesuaikan dengan produk yang dihasilkan perusahaan.

Hal-hal di atas merupakan sebagian dari upaya-upaya yang harus dilakukan oleh perusahaan untuk meningkatkan kinerja bisnis ketika upah karyawan meningkat. Dan hal yang tak kalah pentingnya adalah komunikasi. Komunikasi yang erat antar seluruh karyawan baik antara pimpinan dan bawahan dapat menghasilkan ide-ide kreatif untuk memajukan perusahaan.

ARTIKEL INI DIIKUTKAN LOMBA ESAI “Bagaimana Cara Meningkatkan Kinerja Bisnis Ketika Terjadi Kenaikan Upah Buruh?” yang diadakan oleh www.ciputraentrepreneurship.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s